Friday, January 28, 2011

God, i believe in You.

I have decided to take a risky one. I cant tell you what is that about. But all that i know is : I do not want to miss what God has planned for my life simply because i am afraid or unwilling to take a step of faith.

STEP OF FAITH.............

I should not afraid to enter into all that God has planned for me. My obedience in moving forward to take risks and step out in faith. I believe when i walk in faith, it will release God’s power in my life. 
Even it is an impossible one, but when i walk with God, it comes to be possible.

What are you afraid of in 2011? 
Whatever it is, there is no reason to be afraid. The Lord is on our side.

I still have a long journey and many story.

Hei blog :)

First i wanna say thanks to you. Thanks to you that always be my second diary. Haha.


I want to tell you that reading this, You're not reading this by ACCIDENT.
God knew before you were born that you would be here in this moment.
He planned to get your attention for just a few seconds so he could say this to you:
 
"I've seen every hurt in your life, and I've never stopped loving you. You matter to me. I love you more than you will ever know. I made you to love you, and I've been waiting for you to love me back."  


It doesn't matter what your religious background is - Catholic, Protestant, Jewish, Muslim, Mormon, Buddhist, Baptist, Hindu, or no religion. This is not about religion. God didn't send Jesus to give you religion. He sent him so you could have a personal relationship with God. It's all about relationship.

God says: "It makes no difference who you are or where you're from, if you want me and you are ready to do as I say, the door is open. But I'm not going to break down the door of your heart. You've got to invite me in."  

When i am in a deep relationship with God, i will never again be lost and alone. I know that God has saved me.I pray that, as I continue to grow spiritually every day, I will come to understand everything He have just accomplished in my life. By faith, I know I can trust Him to be in my life today and everyday.

Thank you, Jesus, for the peace you have given me. I pray you will use me as an instrument of that peace. So I can help my family, friends, and the world in which I live. I feel so different right now, knowing that you and I are now OK, knowing I am on the road to a deeper understanding of what it means to live for an audience of one.
Help me to get ready to help other people as others have already helped me. I want to make a difference in this world, and I want to help everyone I meet have the same hope I now have. I can't do this alone, so I ask you to make me a peacemaker.

Thank you for loving me. Thank you for saving me. And thank you for giving me a peace I have never known before. May everything I do, from this day on, reflect these same qualities as I tell others what you just did for me. I am full of anticipation at the kind of life I can now live.

I love you, Jesus!


Source : Purpose driven by Ps. Rick Warren that i have combined it :p

Thursday, January 20, 2011

Factor X in My Life and Learn How to Love

Blog, hari ini cuma mau share sedikit.


Hari ini baru menyadari sesuatu.


Setiap aspek kehidupan di dunia memiliki misterinya sendiri yang akan gue sebut dia sebagai faktor x.

Misalnya aja kenapa orang bisa lebih menyukai temannya si A daripada si B.

Kenapa dosen C lebih menyukai mahasiswa nya si D.

Kenapa g lebih menyukai warna putih dibanding biru.

Kenapa g lebih menyukai asin daripada manis.

Kenapa gue lebih memilih subuh hari sebagai waktu merenung dibanding pagi hari.


Kenapa?


.........................

.........................

........................


Ga ada yang bisa menjelaskan selain "faktor x"


Dan 1 hal lagi,



Cinta mendahului waktu. Maksudnyaa???


*Hening*


G cuma ga menemukan kata2 yang sesuai yang bisa menggambarkan apa yang g pikirkan sekarang.


Berawal dari cinta, maka kita mau menghabiskan waktu kita untuk hal tersebut.

Contohnya:

Cinta gebetan (dibuat untuk mengganti kata pacar, karna sang penulis masih jomblo) = Mau ditelepon lama-lama, chatting, sms, bahkan baca blognya, status fb nya yang bejibun, liatin fb nya, bacain komen2nya, liatin foto2nya, baca update-an twitter ampe twitnya yg paling pertama (padahal kalo dikumpulin tuh bisa jadi novel semua twitnya). Berapa lama waktu yang habis? Entahlah. Tapi ga ada penyesalan sama sekali.


Sama halnya dengan cinta Tuhan. Gue berpendapat cintailah Tuhan dahulu, maka kita pasti mau ngabisin waktu lama2 buat Tuhan (baca: doa, baca Alkitab, baca renungan, dengerin kotbah, worship). Yang lucunya, untuk mencintai Tuhan, kita butuh waktu lebih buat mencari tahu siapa dia. Sama seperti orang yang sedang PDKT. Awalnya ga cinta, tapi karna penasaran tentang si dia jadi punya banyak waktu buat ngobrol ama si dia. Setelah timbul cinta, maka waktu yang dihabiskan akan lebih banyak lagi.


Hari ini g belajar : saat gue terus-terusan ga bisa lepas dari jejaring sosial, itu artinya gue udah mulai jatuh cinta dengan dia. Dan hal yang menjadikan gue jauh dari Tuhan namanya adalah berhala. So mulai hari ini, gue harus bisa "diet". Kecuali emank untuk dipakai sharing sesuatu yang memberkati.


Sekian blog. :)


Dedicated to my cell, my family.

*inspirasi datang dari petik today. thx untuk ITHB cell.

Today i learned how to love my community, my family.

Saturday, January 15, 2011

Someday, somewhere, somehow heei someone :)

Someday, somewhere, somehow, someone, you will be mine.
I wont let you go.
I will accompany you till the end.
In the same vision, we walk for His glory.
Whoever you are, wherever you are, i dont know.
For now we could only met at dream.
But i believe, someday, someday, yes someday, you and i will met in the right time.

Love is like shopping?

Hehe blog. I have a new idea about love. I've got this in early morning. 12:50am. Hmm..
Kali ini g mau nulis secara ringan, dengan bahasa sehari-hari yang g pake kalo nulis diary. Biar orang bisa ngerasain gimana rasanya baca diary g :p
Terinspirasi dari belanja tas. Wkwk.
Muter-muter keliling sampe kaki pegel. Akhirnya nemu juga.
Sama kaya nyari jodoh kali ya. Dari ribuan tas yang ada, berbagai harga dan kualitas, model dan warna, akhirnya terpilihlah 1 yang paling kena dihati. Diliat2, dicoba2, ditimang2, ditawar2 (looh? yg ini pasar banget) akhirnya dibeli juga.

Tergantung setiap orang, sukanya yg bermerk atau yg abal2. Harganya juga beda!
Sama seperti kita, mau jadi pasangan hidupnya seseorang yg berkualitas atau mau jadi yang abal2?
Kita yang menentukan loh..
Ibaratnya tas yg dipajang (ini g umpamain sama dengan orang yang suka tebar pesona sana-sini) *uuuppss* akhirnya banyak juga kan yang ngelirik, bagus, terus dicoba2.. Eh ternyata ga sesuai dengan kata hati alias kaga cocok, ya udah deh ga jadi dibeli n ditaro lagi. kemudian dateng orang lain lagi nyoba lagi dan demikian seterusnya.
Hasilnya??
Tas yang tadinya putih bersih (yaaa kita visualisasikan tasnya warna putih yaa merknya boleh suka-suka mau LV kek, Prada kek, Chanel kek, Charles n Keith kek, Guess kek, Miu-miu kek, apa aja deh asal jangan eiger soalnya g kayanya lum pernah liat yg putih :p) jadi tampak kusam, kotor, lecek dan bahkan mungkin rusak karna terlalu banyak dicoba2.
Sama seperti hati kita.. Karna sembarangan ngasih hati ke orang, akhirnya banyak lecet sana sini sampe akhirnya rusak juga deh. Mungkin kita terluka oleh hal-hal kecil. Tapi kalau itu belum dipulihkan akhirnya juga akan merusak hati secara keseluruhan. Sama seperti tas yang cuma rusak dibagian zipper nya, tapi akhirnya merusak keseluruhan tas bukaan?


Akibatnya?? 
Tas yang kusam tadi akhirnya ga laku dijual. Akhirmya cuma bisa diobral dengan harga murah. Setelah dibeli pasti akan dipakai untuk ke event2 ga penting.
Mau pada akhirnya ikutan diobral juga biar laku?
Bedakan dengan barang berkualitas dimasukin lemari kaca, ga boleh sembarangan dicoba, dan cuma boleh dicoba setelah dibeli, pastinya ini tas masih bagus banget kan karna dia terjaga. Si pembeli pun akan merasa sangat senang karna dia adalah satu2nya orang yang bisa memakai ini tas. Berapapun harganya pasti mau dibayar asal si pembeli ini udah bener2 suka ama tas ini. Setelah dibeli pun pasti akan dirawat dan dijaga dengan sebaik2nya karna dia telah membayar "harga" yang mahal untuk mendapatkan tas ini. Bahkan mungkin tas ini akan dibawa ke event2 yang penting karna dia bangga akan tas ini.
So sama seperti g yang sedang belajar menjaga hati, ada baiknya kita juga menjaga hati.
Biar merk Kerajaan Surga melekat pada kita. :)